Ibnu Rusyd dikenal di Barat dengan nama Averroes. Ibnu Rusyd lahir di Kordoba, Spanyol tahun 1198 M. Ibnu Rusyd adalah seorang ilmuwan Muslim yang cerdas yang menguasai banyak disiplin ilmu. Dalam dunia ilmu kedokteran, Ibnu Rusyd dikenal sebagai seorang perintis ilmu jaringan tubuh (Histology). Ia pun berjasa dlm bidang penelitian pembuluh-pembuluh darah, serta penyakit cacar.
Liku – liku perjalanan hidup pemikir besar ini sangatlah menarik. Ibnu Rusyd dapat digolongkan sebagai seorang ilmuwan yang lengkap. Selain sebagai dokter ia juga ahli filsafat, sastra, logika, ilmu – ilmu pasti, di samping sangat menguasai pula pengetahuan keislaman, khususnya dalam tafsir Al Qur’an dan hadits ataupun dalam bidang hukum dan fikih.
Dalam ilmu kedokteran, Ibnu Rusyd mempunyai lebih dari 20 buku. Salah satu buku karangannya Al-Kulliyyat fi al-thibb yang diterjemahkan dalam bahasa latin merupakan ikhtisar kedokteran yang terlengkap untuk zamannya, dan di padua pada tahun 1255 M. Salinannya dalam bahasa inggris dikenal dengan nama General Rules of Medicine, sempat dicetak berulang kali di Eropa. Selain itu Ibnu Rusyd dikenal pula sebagai pengkritik Ibnu Sina yang paling bersemangat meskipun ia tetap menghormati karya – karya medis pendahulunya tersebut. Ia juga tertarik pada gagasan Al-Farabi tentang logika dan sering memberinya inspirasi dalam berkarya dan merupakan seorang filosof yang telah berjasa mengintegrasikan Islam dengan tradisi pemikiran Yunani.
Sedangkan karya – karya Ibnu Rusyd dalam ilmu kalam terepresentasi dalam warisan pemikirannya; Tahafut At-tahafut, kitab yang menjawab serangan Abu Hamid Al-Ghazali ( 1058-1111M ) terhadap filusuf terdahulu. Dalam warisan ilmu kalam dan filsafat ini, Ibnu Rusyd mewujudkan mazhabnya dalam mempertemukan hikmah (filsafat) dengan syariat (agama dan wahyu).
Karya-karyanya dalam bahasa arab kira-kira berjumlah 78 buah, yang masih tersimpan rapi di perpustakaan Escurial, Madrid, Spanyol. Ia meninggal pada tahun 595 H / 1198 M di kota Marakis, Maroko, dan jenazahnya dibawa ke Andalusia serta dimakamkan di sana.
Admin : Nur Falah VIIIA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar